![]() |
||
:::::
April 10, 2012
:::: |
||
Alamat :
Jl. Raya Kebun Cengkih No. 62. Ambon.
Phone/Fax :(+62911)343810 Email :
bpkapetseram@yahoo.com |
||
|
POTENSI KAPET SERAM
SEKTOR UNGGULAN KAPET SERAM Di wilayah Kapet Seram terdapat sejumlah potensi usaha yang dikembangkan masyarakat maupun swasta. Hingga saat ini, sektor yang banyak diusahakan adalah pertanian (dalam arti luas), namun sector tersebut belum tentu berpengaruh besar terhadap pengembangan wilayah Kapet Seram. Untuk melihat peranan tersebut dilakukan analisis Location Quotiont (LQ) pada Kajian BP. KAPET seram tentang Review dan Identifikasi Potensi Pengembangan KAPET Seram tahun 2011 dan hasilnya seperti terlihat pada gambar dibawah ini.
Berdasarkan hasil analisa tersebut, maka diperoleh urutan sektor unggulan yang berpengaruh terhadap pengembangan wilayah Kapet Seram adalah sebagai berikut :
Komoditi Unggulan A. Komoditi Perkebunan
B. Komoditi Pertanian
C. Komoditi Peternakan
D. Komoditi Perikanan
E. Komoditi Kehutanan Di wilayah Kapet Seram, disamping hasil hutan kayu, terdapat juga beberapa jenis hasil hutan non kayu yang dimanfaatkan masyarakat sebagai sumber mata pencaharin. Jenis yang umum dimanfaatkan masyarakat adalah rotan, damar dan sagu. Khusus sagu, berdasarkan penelitian yang dilakukan oleh Samin Botanri (2010) menggunakan Citra Langsat, ditemukan bahwa luas areal dari tanaman tersebut di Kapet Seram (pulau Seram) mencapai kurang lebih 18.000 Ha dengan potensi produksi pati 40.500 ton per tahun. Sebaran areal terluas terdapat di Seram Bagian Timur, terutama Kecamatan Werinama dan Seram Timur, kemudian di ikuti oleh Kecamatan Seram Utara (Maluku Tengah) dan Kecamatan Seram Barat (Piru). Sagu merupakan salah satu komoditi khas Maluku, dan sejak turun temurun dimanfaatkan sebagai sumber pangan karbohidrat. Produksi pati keringnya dapat mencapai 300 kg per pohon. Oleh karena itu, komoditi sagu dapat digolongkan sebagai komoditi unggulan khas Maluku yang ada di Kapet Seram. Hasil perhitungan, menunjukkan bahwa nilai keunggulan dari tanaman ini mencapai 10.81. Pemanfaatan pati sagu untuk bahan baku industri pangan atau non pangan sangat berpotensi. Sagu yang tumbuh secara alami di hutan, umur panennya mencapai 15 tahun, namun bila dibudidayakan dengan pemeliharaan yang baik umur panennya dapat mencapai 8 tahun. Luas areal yang tersedia di lokasi tersebut diatas dapat dimanfaatkan untuk kepentingan budidaya dan sangat berpeluang untuk mendukung pengembangan industri pangan. F. Komoditi Pertambangan Komoditi pertambangan unggulan di Kapet Seram yang telah dieksploitasi adalah minyak bumi (migas), terdapat di Kabupaten Seram Bagian Timur, yaitu Kecamatan Bula. Pada saat ini terdapat 2 (dua) perusahaan MIGAS yang beroperasi, dengan potensi produksi adalah KALREZ PETROLEUM (Australia) dengan produksi kotor sebesar 4.4000 Barrel dan CITIC. Ltd (Cina) seluas 35 km2 pada sepanjang pantai dan daerah rawa pasang surut, yang terletak di sebelah timur konsesi KALREZ PETROLEUM, adapun produksi kotornya adalah 8.000 barrel/hari, dan poduksi bersihnya sebesar 4.200 barrel/hari. G. Komoditi Pariwisata Objek pariwisata yang terdapat di Kapet Seram cukup beragam, mulai dari wisata bahari, alam, budaya hingga sejarah. Tabel . Jenis Wisata di Wilayah KAPET Seram
|
|