![]() |
||
:::::
April 20, 2009
:::: |
||
Alamat :
Jl. Raya Kebun Cengkih No. 62. Ambon.
Phone/Fax :(+62911)343810 Email :
bpkapetseram@yahoo.com |
||
|
Nama Proyek : Pengembangan Bioetanol
Untuk Indonesia sendiri kebutuhan akan bensin mencapai 44.400 kilo liter/hari. Penggnaan dari berbagai peralatan produksi ini memudahkan berbagai kegiatan dari manusia namun menimbulkan dampak negatif dari hasil pembakaran energi berupa emisi gas buang yang mengandung berbagai zat ataupun limbah yang membahayakan manusia dan lingkungan. Dari tahun ke tahun permintaan akan bahan bakar semakin meningkat dan berkorelasi negative dengan jumlah cadangan energi bumi yang ada, sehingga suatu saat nanti dapat dikatakan akan habis. Disisi lain juga harga bahan bakar dari tahun ke tahun semakin meningkat sehingga memngakibatkan beberapa usaha kecil terpaksa harus dikurangi aktifitasnya atau bahkan dihentikan. Perkembangan teknologi yang ada memungkinkan untuk mengguanakan energi terbarukan/renewable enery yang dapat diproduksi dari berbagai jenis tanaman. Pengembangan ini akan berdampak positif karena merupakan produksi yang ramah lingkungan serta dapat menjadi prime mover dalam mengembangkan berbagai usaha yang bermanfaat bagi masyarakat. Pengembangan bioetanol dialkukan dengan memanfaatkan bahan baku yang memiliki kadar Karbohidrat : (Pati dan Serat) antara lain Sugarcane, tepung ubi-ubian, sagu, jagung, bagas tebu, sugar palm (Aren, Nipa, Lontar) dll. Beberapa Negara-negara maju antara lain Amerika, Brasil, Uni Eropa, Australia, Colombia, Jerman, Swedia, India dan Thailand telah memulai produksi bioetanol dari bahan Sugarcane dengan kapasitas produksi antara 1 Juta kilo liter – 4,0 miliar gallon per tahunnya. Kesempatan ini didukung dengan ketersediaan bahan bakunya, aren untuk Indonesia = 42.825 Ha: Maluku : tdk tersedia data (± 5000 Ha), Ubi-ubian, sagu (32.000 Ha), Jagung (tersedia). Tujuan Proyek Kelayakan Proyek |
|