|
|
|
|
POTENSI AREN DESA ETI KAPET SERAM
Pohon Aren tersebar hampir diseluruh wilayah negeri Eti yang sebarannya acak dan tidak beraturan bercampur dengan jenis pohon-pohon yang lain didalam kebun-kebun milik perseorangan. Aren iasanya dimanfaatkan oleh masyarakat setempat sebagai minuman beralkohol/sopi dan gula merah. Jumlah tempat masak/walang sopi berjumlah 43 buah, tempat masak gula merah berjumlah 4 buah Luas area kebun perorangan yang didalamnya terdapat pohon aren kurang lebih 5-6 ha. Jumlah pohon produktif dengan asumsi 50 pohon/kebun dan 43 walang sopi ditambah 4 tempat masak gula merah maka didapat jumlah 2350 pohon aren yang produktif. Luas areal aren di sekitar negeri Eti sebarannya tidak merata dan diperkirakan dengan asumsi 43 walang masak sopi, 4 walang masak gula merah dengan luas kepemilikan lahan rata-rata 5 ha maka didapat luas areal aren sebesar 235 ha. Sopi yang diproduksi di Negeri Eti bervariasi dari 2 x seminggu, 1 x seminggu per 1 walang, jadi produksi tiap hari ada tapi tidak semua walang. Ø Cek luas areal aren diluar areal petani. o Dari hasil pengamatan dan informasi yang didapat dari Raja Eti dan masyarakat ternyata hampir tidak ada areal aren yang tidak diusahakan oleh petani. Ø Hasil panen/pohon/tahun o Satu pohon diperkirakan dapat diproduksi saguernya selama 5-6 bulan, 1 x sadap (12 jam) menghasilkan 7-15 liter saguer. o Bila dipakai asumsi 1 pohon menghasilkan7 liter saguer/hari dan masa produksi 6 bulan maka didapat hasil panen 1 pohon/tahun adalah 1050 liter saguer. Ø Jenis Aren o Aren/mayang Tema : produksi saguernya lebih banyak o Aren/mayang Talae : produksi saguernya lebih sedikit.
Sekarang harga jual sopi di walang tempat produksi adalah Rp. 3.000,- s/d Rp. 5.000,- per botol ukuran 600 ml. Pada saat-saat tertentu seperti Natal, Tahun Baru dan lain-lain harga sopi ditingkat pertama dapat melonjak sampai dengan Rp. 8.000 s/d Rp. 10.000 per botol (600 ml). Harga saguer (sageru) Rp. 1.000./botol atau Rp. 1.400/liter. Yang menarik pada proses penyulingan di salah satu walang milik Benhard Laturake adalah apabila orang biasanya memakai bambu sebagai pipa penyulingan, maka di walang sopi ini bambu telah diganti dengan plastik yang biasa dipakai untuk membuat es batu dengan alasan apabila pipa bambu setelah digunakan beberapa kali akan menimbulkan jamur yang akan mempengaruhi rasa sopi menjadi terasa sedikit basi. Tenaga kerja yang dipakai berbeda-beda pada setiap walang sopi. Ada yang 1 orang mengerjakan pekerjaan Tipar/sadap dan masak sekaligus, ada yang 1 orang menyadap, 1 masak/walang, ada juga yang 2 orang menyadap, 1 orang masak/walang dan seterusnya. Tenaga kerja yang digunakan ditiap Walang tidak tetap. Proses penyadapan.
Arenga pinnata
|
|
| STAF BP KAPET SERAM | |
| KAPET.ORG | |
|
|
|
| SIGN GUESTBOOK | |
| VIEW GUESTBOOK | |
|
HIT COUNTER
|
||||||||
| INFO KAPET SERAM | STAF-2 | |||||||
|
Telp/Fax: |
(+62911)343810 | |||||||